Kehilangan..

May 10th, 2012 § Leave a Comment

Pernah merasakan kehilangan?
Kehilangan itu menyesakkan. Apalagi yang hilang itu sesuatu yang berharga, berarti, dan dekat dihati.
Hanya mencoba mereview hari ini dan kemarin, lalu kemarinnya lagi.
Menyaksikan dua potret kehilangan. Kehilangan . Belajar mengikhlaskan dan percaya bahwa tidak ada yang abadi di dunia ini.
Kehilangan. Belajar menyadari bahwa apa yang kita miliki didunia ini sepenuhnya memang bukan milik kita.

Forgiving

December 11th, 2011 § 1 Comment

Malam ini, bebaskanlah hatimu dari dendam terhadap orang yang melukaimu hari ini, kemarin, dan di masa lalu.

Sesungguhnya, jika kau pikirkan dan ingat-ingat dengan lebih teliti, pasti ada orang-orang yang malam ini juga sedang marah dan dendam karena kau telah menyalahi mereka, baik sengaja atau tidak.

Maka lupakanlah tuntutanmu agar mereka yang bersalah segera dibalas dengan setimpal, karena itu juga yang mungkin sedang mereka doakan bagimu.

Maafkanlah kesalahan mereka dan bersihkanlah hatimu dari kemarahan, agar Tuhan juga memaafkanmu atas nama mereka yang pernah kau lukai.

Damailah dalam istirahatmu malam ini.

Hati yang mendendam tak dapat menerima ilham.

~Mario Teguh~

Dari Umar bin Abdul Aziz

December 21st, 2010 § 4 Comments

Aku temukan ini di catatan binder lamaku.
———————————————————————————–
Apakah hari ini kau terjaga ?
Atau mungkin sudah lelap tersungkur?
Aku heran makhluk yang lazimnya resah bisa mendengkur.

Airmata bisa membakar habis bola matamu kalau kau sadar esok ada siksa yang ditimpakan tanpa rasa jemu. Sayangnya kau terlelap dalam tidur panjangmu.
Sehingga urusan-urusan agung sudah berlalu darimu.

Kau lewatkan siangmu dalam keadaan lalai, sedangkan malam hanya kau isi dengan tidur terkulai.
Kau turutkan hawa nafsu hidup didunia yang tak bertepi, seperti orang tidur yang terlena dibuai mimpi.
Kau kerjakan sesuatu yang sejatinya akan kau suka.
Hidupmu laksana hewan yang tak peduli di akhirat ada siksa.

~Umar bin Abdul Aziz~
———————————————————————————
Teruntuk: Diri ini, jiwa ini,
yang sedang mendengkur dengan amat nyenyak.

Ya Allah..tolong Kami..

October 31st, 2010 § 2 Comments


Ya Allah…
Ini Kami..Kami yang lemah…
Kami yang sedang Engkau hadapkan
pada kenyataan…
Kenyataan, bahwa mereka-mereka telah pergi…
Kami yang kini basah matanya
bahkan saat terpejam…

Ya Allah..tolong Kami..
Mohon beri Kami kekuatan dari Al-’Arsy,
langit ke tujuh-Mu,
agar kami kuat, sekuat-kuatnya..

Jadikanlah air mata ini penegar…
Jadikanlah air mata ini penawar…
Karna Kami tau, segala yang terjadi didunia hanya sementara…
Rasa sedih ini…rasa kehilangan…dan segala yang menyesak di dada…
Akan Engkau ganti.. dengan rahasia indah-Mu..

Amin….

Bila mungkin ada luka coba tersenyumlah
Bila mungkin tiada tawa coba bersabarlah
Karena air mata tak abadi
Akan hilang dan berganti
Bila mungkin hidup hampa dirasa
Mungkinkan hati merindukan Dia
karena hanya denganNya hati tenang
Damai jiwa dan raga
(Takdir, by Opick)

Heaven and Earth Messenger

October 6th, 2010 § 5 Comments

Connecting to Heaven & Earth Messenger

Sign in…

TUHAN :
Kamu memanggilKu ?

AKU :
Memanggilmu?
Tidak.. Ini siapa ya?

TUHAN :
Ini TUHAN.
Aku mendengar doamu.
Jadi Aku ingin berbincang-bincang denganmu.

AKU :
Ya, saya memang sering berdoa, hanya agar saya merasa lebih baik.
Tapi sekarang saya sedang sibuk, sangat sibuk .

TUHAN :
Sedang sibuk apa? Semut juga sibuk.

AKU :
Nggak tau ya.
Yang pasti saya tidak punya waktu luang sedikitpun.
Hidup jadi seperti diburu-buru.
Setiap waktu telah menjadi waktu sibuk.

TUHAN :
Benar sekali.
Aktivitas memberimu kesibukan.
Tapi produktivitas memberimu hasil.
Aktivitas memakan waktu, produktivitas membebaskan waktu.

AKU :
Saya mengerti itu.
Tapi saya tetap tidak dapat menghindarinya.
Sebenarnya, saya tidak mengharapkan Tuhan mengajakku chatting seperti ini..

TUHAN :
Aku ingin memecahkan masalahmu dengan waktu, dengan memberimu beberapa
petunjuk.
Di era Internet ini, Aku ingin menggunakan medium yang lebih nyaman untukmu
daripada mimpi misalnya.

AKU :
OKE, sekarang beritahu saya, mengapa hidup jadi begitu rumit?

TUHAN :
Berhentilah menganalisa hidup.
Jalani saja.
Analisalah yang membuatnya jadi rumit.

AKU :
Kalau begitu mengapa kami manusia tidak pernah merasa senang?

TUHAN :
Hari ini adalah Hari esok yang kamu khawatirkan kemarin.
Kamu merasa khawatir karena kamu menganalisa.
Merasa khawatir menjadi kebiasaanmu.
Karena itulah kamu tidak pernah merasa senang.

AKU :
Tapi bagaimana mungkin Kita tidak khawatir jika ada begitu banyak
ketidakpastian.

TUHAN :
Ketidakpastian itu tidak bisa dihindari.
Tapi kekhawatiran adalah sebuah pilihan.

AKU :
Tapi begitu banyak rasa sakit karena ketidakpastian.

TUHAN :
Rasa sakit tidak bisa dihindari,
Tetapi penderitaan adalah sebuah pilihan.

AKU :
Jika penderitaan itu pilihan, mengapa orang baik selalu menderita?

TUHAN :
Intan tidak dapat diasah tanpa gesekan..
Emas tidak dapat dimurnikan tanpa api.
Orang baik tidak dapat melewati rintangan, tanpa menderita.
Dengan pengalaman itu hidup mereka menjadi lebih baik, bukan sebaliknya.

AKU :
Maksudnya pengalaman pahit itu berguna?

TUHAN :
Ya.
Dari segala sisi, pengalaman adalah guru yang keras.
Guru pengalaman memberi ujian dulu, baru pemahamannya.

AKU :
Tetapi, mengapa kami harus melalui semua ujian itu?
Mengapa kami tidak dapat hidup bebas dari masalah?

TUHAN :
Masalah adalah rintangan yang ditujukan untuk meningkatkan kekuatan mental.
Kekuatan dari dalam diri bisa keluar melalui perjuangan dan rintangan, bukan
dari berleha-leha.

AKU :
Sejujurnya, di tengah segala persoalan ini, kami tidak tahu kemana harus
melangkah…

TUHAN :
Jika kamu melihat ke luar, maka kamu tidak akan tahu kemana kamu melangkah.
Lihatlah ke dalam.
Melihat ke luar, kamu bermimpi. Melihat ke dalam, kamu terjaga.
Mata memberimu penglihatan. Hati memberimu arah.

AKU :
Kadang-kadang ketidakberhasilan membuatku menderita.
Apa yang dapat saya lakukan?

TUHAN :
Keberhasilan adalah ukuran yang dibuat oleh orang lain.
Kepuasan adalah ukuran yang dibuat olehmu sendiri.
Mengetahui tujuan perjalanan akan terasa lebih memuaskan daripada mengetahui
bahwa kau sedang berjalan.
Bekerjalah dengan kompas, biarkan orang lain berkejaran dengan waktu.

AKU :
Di dalam saat-saat sulit, bagaimana saya bisa tetap termotivasi?

TUHAN :
Selalulah melihat sudah berapa jauh kamu berjalan, daripada masih berapa
jauh kamu harus berjalan.
Selalu hitung yang harus kamu syukuri, jangan hitung apa yang tidak kamu
peroleh.

AKU :
Apa yang menarik dari manusia?

TUHAN :
Jika menderita, mereka bertanya “Mengapa harus aku?”.
Jika mereka bahagia, tidak ada yang pernah bertanya “Mengapa harus aku?”

AKU :
Kadangkala saya bertanya, siapa saya, mengapa saya di sini?

TUHAN :
Jangan mencari siapa kamu, tapi tentukanlah ingin menjadi apa kamu.
Berhentilah mencari mengapa saya di sini.
Ciptakan tujuan itu.
Hidup bukanlah proses pencarian, tapi sebuah proses penciptaan.

AKU :
Bagaimana saya bisa mendapatkan yang terbaik dalam hidup ini?

TUHAN :
Hadapilah masa lalumu tanpa penyesalan.
Peganglah saat ini dengan keyakinan.
Siapkan masa depan tanpa rasa takut.

AKU :
Pertanyaan terakhir, Tuhan.
Seringkali saya merasa doa-doaku tidak dijawab.

TUHAN :
Tidak Ada DOA yang tidak dijawab.
Seringkali jawabannya adalah TIDAK.

AKU :
Terima kasih Tuhan atas chatting yang indah ini.

TUHAN :
Oke.
Teguhlah dalam iman, dan buanglah rasa takut.
Hidup adalah misteri untuk dipecahkan, bukan masalah untuk diselesaikan.
Percayalah padaKu.
Hidup itu indah jika kamu tahu cara untuk hidup.

……….TUHAN has signed out

==================================

From : Anonymous Email
I just wanna share it..

==================================

Where Am I?

You are currently browsing the Renungan category at Ice Tea's Blog.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.